Jakarta – Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama mengadakan program pembibitan calon da'i muda tingkat nasional pada tahun 2025 yang dilaksanakan di Unit Pelaksana Teknis (UPT) Asrama Haji Jakarta.

Program Pembibitan Calon Da'i Muda (PCDM) ini berlangsung mulai tanggal 4-8 Agustus 2025 yang diikuti oleh 200 da'i dan da'iyah terpilih dari seluruh provinsi yang ada di Indonesia. Mereka akan menjalani program pembinaan intensif dari Kementerian Agama, yang dirancang untuk menghasilkan pendakwah muda yang menguasai ilmu agama secara mendalam. Programnya seperti memberdayakan ekonomi umat, public speaking, metode dakwah, konten media sosial dan masih banyak lagi.

Direktur Penerangan Agama Islam, Ahmad Zayadi mengatakan masyarakat urban menjadi tantangan tersendiri. Ia pun menekankan pentingnya pemahaman atas karakter masyarakat kota yang sangat mobile, individualistis, terbuka pada teknologi, namun tetap memiliki romantisme terhadap nilai-nilai desa.
“Dai Gen Z harus bisa menyampaikan pesan agama dengan bahasa dan platform yang mereka pahami,” ujarnya. Senin, 4/8/2025.
Dalam keterangannya, Amirullah selaku ketua penyelenggara mengungkapkan program ini tidak bersifat sementara dan beralih pada perencanaan jangka panjang.
“Kita akan berhenti melakukan program yang bersifat sementara. Sebagai gantinya kita akan merancang roadmap tentang pemberdayaan ekonomi umat dalam 5 tahun kedepannya” Ucapnya.

Peserta da’i muda, Marten menuturkan kegiatan ini menjadi wadah nyata bagi peserta untuk menerapkan ilmu sekaligus membangun kedekatan dengan masyarakat pesantren.
“kegiatan ini berlangsung di asrama haji jakarta kemudian melakukan pengabdian di pesantren sekitar Jakarta bersama tim dan dalam 1 tim berjumlah 20 orang” Ujarnya.


Beberapa fasilitas yang digunakan PCDM di asrama haji Jakarta yaitu Asrama D3, D4, dan gedung serbaguna 3. Fasilitas yang selama ini dikenal sebagai tempat pelayanan jemaah haji, dapat juga digunakan untuk masyarakat umum salah satunya yaitu sebagai tempat kegiatan para da’i muda (PCDM) dari seluruh Indonesia.

Program ini diharapkan mampu melahirkan kader-kader da’i muda yang siap menjadi penerus bangsa dalam 10 hingga 20 tahun ke depan. Ke depannya, para da’i dituntut untuk mampu mengemas pesan keagamaan secara menarik bagi generasi milenial dan Z, serta responsif terhadap isu-isu kontemporer seperti radikalisme, intoleransi, dan disinformasi.
Penulis: Ayu Nabila Sudir
Editor: Bkw, Alvia Monica